Profil Desa Dosroha
Desa Dosroha merupakan bagian dari Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, yang terus mengembangkan potensi masyarakat, pertanian, budaya, dan pariwisata dengan tetap menjunjung nilai-nilai kehidupan masyarakat desa.
Sambutan Kepala Desa
Salam sejahtera bagi kita semua.
Selamat datang di Website Resmi Desa Dosroha. Website ini hadir sebagai salah satu sarana informasi bagi masyarakat dan seluruh pihak yang ingin mengenal lebih dekat Desa Dosroha.
Melalui website ini, kami berupaya menyampaikan informasi mengenai pemerintahan desa, kehidupan masyarakat, potensi desa, kegiatan pembangunan, serta berbagai informasi lainnya secara terbuka dan mudah diakses.
Kami berharap keberadaan website ini dapat mendukung pelayanan kepada masyarakat serta menjadi media untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Desa Dosroha, termasuk potensi pertanian, usaha masyarakat, budaya, dan pariwisata.
Pemerintah Desa Dosroha menyadari bahwa pembangunan desa tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kebersamaan, partisipasi, dan dukungan seluruh masyarakat dalam mewujudkan Desa Dosroha yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.
Semoga website ini dapat memberikan manfaat, memperkuat keterbukaan informasi, serta menjadi jembatan komunikasi antara Pemerintah Desa dengan masyarakat.
Terima kasih atas perhatian dan partisipasi seluruh masyarakat dalam membangun Desa Dosroha.
Sejarah Desa
Desa Dosroha terletak di Kecamatan Simanindo dan berbatasan dengan Kecamatan Pangururan. Desa Dosroha merupakan hasil penggabungan dari tiga desa, yaitu Desa Sidabagas, Desa Tandarabun, dan Desa Pinto. Ketiga desa tersebut kemudian menjadi satu kesatuan dengan nama Desa Dosroha pada tahun 1993.
Sebelum bergabung menjadi Desa Dosroha, ketiga desa tersebut memiliki pemerintahan dan sejarah masing-masing. Desa Sidabagas, Desa Tandarabun, dan Desa Pinto masing-masing dipimpin oleh kepala kampung atau kepala desa sebelum akhirnya bergabung menjadi satu desa.
Dalam sejarahnya, masyarakat Desa Dosroha memiliki hubungan kekerabatan dan kehidupan sosial yang erat. Setelah penggabungan pada tahun 1993, masyarakat dari ketiga wilayah tersebut menjadi bagian dari satu pemerintahan desa dan bersama-sama membangun kehidupan masyarakat Desa Dosroha.
Desa Dosroha terdiri dari tiga dusun, yaitu Dusun I Sidolon-Dolon, Dusun II Tandarabun, dan Dusun III Sidabagas.
Sejak terbentuknya Desa Dosroha pada tahun 1993, pemerintahan desa telah mengalami beberapa pergantian kepala desa.
Terbentuknya Desa Dosroha
Desa Sidabagas, Desa Tandarabun, dan Desa Pinto bergabung menjadi satu desa dengan nama Desa Dosroha.
Joman Simanihuruk
Kepala Desa Dosroha
Robert Simanihuruk
Kepala Desa Dosroha
Sabam Sijabat
Kepala Desa Dosroha
Sabam Sijabat
Kepala Desa Dosroha
Agustinus Sijabat
Kepala Desa Dosroha
Kondisi Geografis
Desa Dosroha merupakan salah satu desa di Kecamatan Simanindo yang terbentuk dari penggabungan beberapa desa, yaitu Desa Sidabagas, Tandarabun dan Pintù pada tahun 1993.
Secara wilayah, Desa Dosroha memiliki luas sekitar 1.972,5 hektare. Sebagian besar wilayahnya berupa daratan dengan kondisi topografi berbukit-bukit, sementara sebagian lainnya dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.
Batas Wilayah
Desa Dosroha dan Desa Sihusapi
Desa Sialanguan dan Parbaba Kecamatan Pangururan
Danau Toba
Informasi belum tercantum pada dokumen RPJM yang tersedia.
Peta Desa Dosroha
Pembagian Wilayah Administrasi
Secara administrasi pemerintahan, Desa Dosroha terbagi menjadi tiga wilayah dusun dengan jumlah keseluruhan 39 huta.
Dusun I Sidolon Dolon
Dusun II Tandarabun
Dusun III Sidabagas
Visi & Misi Desa Dosroha
Landasan dan arah pembangunan Desa Dosroha dalam mewujudkan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat desa.
Terwujudnya pelayanan publik yang baik
"Terwujudnya pelayanan publik yang baik menuju masyarakat Desa Dosroha sejahtera, mandiri dan berdaya saing berbasis pertanian dan pariwisata."
Langkah Mewujudkan Visi
-
01
Optimalisasi Pemerintahan Desa yang transparan dan akuntabel serta pelayanan masyarakat yang cepat, tepat dan benar.
-
02
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengoptimalkan pertanian dan juga Usaha Kecil Menengah (UKM).
-
03
Peningkatan jalan desa.
-
04
Memberdayakan potensi yang ada untuk mendukung program pariwisata Danau Toba.
-
05
Pengembangan generasi muda melalui pembentukan Karang Taruna.
Kondisi Ekonomi Desa
Keadaan ekonomi masyarakat Desa Dosroha sesungguhnya masih jauh dari sejahtera, sekalipun tidak ditemukan rawan pangan di Desa ini atau penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
Pertanian
Pertanian merupakan sektor ekonomi utama yang menopang kehidupan hampir seluruh masyarakat Desa Dosroha. Pertanian yang dilakukan masyarakat umumnya masih bersifat tradisional dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Peternakan
Selain pertanian, hampir seluruh warga Desa Dosroha juga beternak secara tradisional. Peternakan umumnya menjadi usaha sampingan dan sebagian besar hasilnya digunakan untuk konsumsi rumah tangga.
Perikanan
Desa Dosroha juga memiliki potensi perikanan, khususnya perikanan keramba, karena Desa Dosroha berbatasan langsung dengan Danau Toba.
Pertanian
Pertanian di Desa Dosroha secara umum adalah pertanian lahan kering yang terdapat di ketiga dusun. Di semua dusun masih terdapat potensi yang sangat besar untuk mengembangkan pertanian lahan kering, khususnya tanaman palawija dan hortikultura seperti hortikultura buah dan sayur. Selain itu, tanaman keras seperti kopi dan cengkeh juga tumbuh subur. Namun, petani di Desa Dosroha kebanyakan masih tergantung pada pupuk kimia dan belum menyadari manfaat pupuk kompos.
| No | Jenis Lahan | Luas | Peruntukan | Jenis Komoditas | Produktivitas |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Lahan Kering | 20 Ha | Tanaman Kopi | Kopi | 0,5 Ton/Ha |
| 2 | 9 Ha | Jagung | Hibrida | 2,5 Ton/Ha | |
| 3 | 4 Ha | Bawang | Bawang Merah | 5 Ton/Ha | |
| 4 | 1 Ha | Sayuran | Sawi, Kangkung, dll | 0,5 Ton/Ha | |
| 5 | 0,5 Ha | Cabai | Cabai Merah | 5 Ton/Ha | |
| 6 | 2 Ha | Dll | Umbi-umbian, palawija | 1,5 Ton/Ha |
Peternakan
Selain pertanian, hampir seluruh warga desa juga merupakan peternak secara tradisional. Hewan ternak yang diusahakan penduduk terdiri dari ternak besar, kecil, dan unggas.
- Kerbau 218 ekor
- Kuda 4 ekor
- Kambing 85 ekor
- Babi 130 ekor
- Ayam 1.200 ekor
- Bebek 240 ekor
Perikanan
Desa Dosroha juga menyimpan potensi perikanan, khususnya perikanan keramba, karena Desa Dosroha berbatasan langsung dengan Danau Toba.